Daftar Wilayah Terendam Banjir di Bekasi

Banjir menggenangi banyak wilayah di Kota Bekasi akibat curah hujan yang tinggi, membuat kehidupan sehari-hari warga terhambat. Fenomena cuaca ekstrem ini menimbulkan dampak yang signifikan, terutama di sejumlah pemukiman yang terendam air.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham Kholid, menyatakan bahwa banjir masih mengganggu aktivitas masyarakat. Ketinggian air bervariasi antara 5 cm hingga 90 cm di berbagai lokasi yang terdampak.

Sejumlah titik di Kota Bekasi mengalami kondisi yang memprihatinkan, dengan beberapa area terendam cukup dalam. Warga di daerah tersebut kini berjuang menghadapi situasi sulit akibat bencana ini.

Curah Hujan Tinggi dan Dampaknya pada Masyarakat

Curah hujan yang ekstrem sering kali menjadi pemicu terjadinya banjir. Masyarakat di Bekasi kini merasakan dampak langsung dari keadaan ini, seperti gangguan transportasi dan aksesibilitas.

Banyaknya air yang menggenang membuat aktivitas ekonomi masyarakat terhambat. Warga yang mengandalkan transportasi umum harus menghadapi kesulitan untuk berangkat kerja atau bersekolah.

Keadaan ini juga meningkatkan risiko kesehatan, dengan potensi munculnya penyakit akibat genangan air. Oleh karena itu, perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Wilayah yang Terkena Banjir di Kota Bekasi

Terdapat beberapa wilayah di Kota Bekasi yang terdampak banjir parah. Di antaranya adalah Perumahan Taman Narogong Indah dengan ketinggian air mencapai 40-60 cm.

Selain itu, Perumahan Jatibening Permai mencatat ketinggian air hingga 90 cm, yang membuat dua unit pompa air bekerja lebih keras. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya situasi yang harus dihadapi masyarakat.

Di Kaliabang Rorotan, ada juga laporan tentang rumah yang roboh akibat banjir. Dampak fisik ini menambah keprihatinan untuk pemulihan setelah bencana berakhir.

Langkah Penanggulangan yang Dilakukan oleh Pemerintah

Pemerintah daerah, melalui BPBD, berupaya melakukan penanggulangan secepat mungkin untuk mengurangi dampak banjir. Mereka mengerahkan tim untuk mendata lokasi yang paling parah terendam air.

Selain itu, penyaluran bantuan juga menjadi prioritas. Masyarakat yang terdampak perlu mendapatkan bantuan makanan dan kebutuhan dasar lainnya untuk bertahan selama keadaan darurat ini.

Dukungan dari masyarakat sekitar juga sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk material maupun moral. Kerjasama tangan ke tangan antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan daerah yang terkena bencana.

Related posts